Selasa, 03 Juli 2012
4 Etika Main Instagram
Tak butuh waktu lama bagi Instagram untuk menjaring jutaan pengguna baru. Laporan terakhir menyebutkan, perusahaan yang belum lama diakuisisi Facebook senilai USD 1 miliar ini baru saja mencatatkan milestone penggunanya di angka 50 juta.
Angka tersebut melesat tajam, mengingat pada akhir April 2012, jumlah penggunanya tercatat 'baru' 40 juta. Tentu, kehadirannya di Android turut menyumbangkan banyaknya pengguna anyar tersebut.
Nah, bagi para newbie yang baru saja terjun di aplikasi foto populer ini, ada baiknya menyimak etika berinstagram berikut yang dirangkum dari beberapa sumber. Etika ini patut dilakukan agar tidak mengganggu pengguna Instagram lainnya dan agar Anda menjadi IG-er yang layak untuk di-follow.
1. Jangan membanjiri photo feed
Di Instagram, kualitas lebih penting dibanding kuantitas. Jangan membanjiri feed dengan memposting foto-foto yang diambil dari scene yang sama.
Pilih satu saja foto yang stand out dan gunakan filter yang cocok berikut caption yang menarik. Hindari flooding!
2. Jangan sering-sering 'narsis'
Mengunggah foto diri sendiri masih bisa dimaklumi, asalkan hal ini dilakukan kadang-kadang alias jangan terlalu sering. Jika ingin mengupload foto self-snap, gunakan saja Facebook.
3. Buat percakapan
Meskipun Instagram basicnya adalah sebuah aplikasi foto, namun bukan berarti Anda menutup diri dari percakapan. Saat ada yang mengomentari foto, balas dengan respon yang positif. Follower Anda akan merasa diapresiasi dengan balasan yang Anda berikan.
4. Berkreasilah dengan kamera ponsel, bukan DSLR
Keberadaan Instagram sebenarnya lebih mengarah pada candid moment, komposisi dan balutan filter yang menawan untuk foto hasil bidikan ponsel.
Jadi, mengupload foto Instagram yang sebelumnya diambil dengan kamera 'serius' seperti DSLR, sangat tidak dianjurkan. Berkreasilah dengan kamera ponsel yang Anda miliki.
sumber
Tulis tangan oleh spdianto 0 komentar
5 Kesalahan di Twitter yang Harus Dihindari
Twitter menjadi salah satu jejaring sosial paling digemari saat ini. Penggunaannya pun tak sekadar untuk kesenangan pribadi, namun juga keperluan bisnis alias untuk urusan perusahaan atau produk tertentu.
Hanya saja, terkadang tweeps kerap lupa akan sejumlah hal kala berkicau di Twitter. Alhasil, kesalahan yang tak seharusnya terjadi malah mereka buat. Seperti 5 kesalahan berikut yang dirangkum detikINET dari berbagai sumber.
1. Pribadi vs Pekerjaan
Urusan pekerjaan dan personal tidak bisa dicampuradukan dalam satu akun di Twitter. Sebab hal ini akan mengganggu satu sama lain. Jika Anda seorang wirausaha, sedianya memiliki satu akun khusus untuk produk yang digeluti. Di sisi lain, tetap menjaga kehidupan pribadi dengan memiliki akun personal.
Nah, dengan cara ini, Anda tentu dapat memisahkan mana yang merupakan urusan pekerjaan ataupun keperluan pribadi. Dengan dipisahkan, keduanya tidak akan saling mengganggu.
2. Informasi vs Spam
Mengelola suatu akun produk/perusahaan tidak berarti harus selalu menjejali para follower dengan kicauan seputar produk tersebut. Sebab, bisa jadi para pengikut tersebut akan bosan dan menganggap akun Anda adalah spammer (penyebar pesan sampah).
Jika ingin lebih 'bernilai', ada baiknya akun tersebut juga memberikan informasi lain yang menarik. Bisa juga dengan memberikan tips dan trik sederhana, serta menjaga komunikasi yang baik dengan para follower.
3. Topik Kontroversial
Jika Anda mengelola akun suatu produk/perusahaan, sebaiknya menghindari berkicau soal topik yang kontroversial. Sebab isu panas ini bisa menyulut 'tweet war' dari follower.
Isu kontroversial yang dimaksud mulai dari urusan politik, agama, hingga rasisme. Fokuslah kepada bidang Anda!
4. Usaha 'Satu Malam'
Twitter saat ini menjadi salah satu corong dalam menyampaikan pesan marketing komunikasi. Bisa juga merintis basis komunitas lewat layanan
mikroblogging ini.
Hanya saja itu tidak bisa dilakukan dalam 'satu malam'. Butuh keuletan dan usaha agar dapat mencapai hasil maksimal dari Twitter. Artinya, bagi mereka yang sifatnya angin-anginan silakan memupuk lagi semangat yang ada.
5. Bukan Robot
Di balik akun Twitter itu terdapat seorang admin sebagai pengelolanya. Namun admin di sini bukanlah seorang robot yang tidak memiliki sifat manusiawi.
Maksudnya sikap yang ditonjolkan pun tidak bisa datar-datar saja, harus bisa melakukan interaksi dengan follower. Termasuk ketika menyampaikan informasi, jangan menggelontorkan informasi yang terlalu banyak bak sebuah mesin.
sumber
Tulis tangan oleh spdianto 0 komentar
10 Alasan Kenapa Anda Harus Main Twitter
Facebook boleh saja dianggap sebagai jejaring sosial terbesar saat ini. Namun bukan berarti situs media sosial lainnya tak bertaji, salah satunya Twitter. Pengguna internet dirasa harus memanfaatkan situs 140 karakter ini.
Menurut pengamat media sosial Jeff Bullas, penggunaan Twitter bukan cuma sekadar sebagai media untuk bebas berkicau. Namun bisa pula dimanfaatkan untuk kepentingan mengangkat pamor personal ataupun perusahaan.
Berikut 10 alasan kenapa Anda harus main Twitter:
1. Komunitas
Di Twitter, Anda dapat menemukan banyak komunitas yang bisa sharing informasi secara real time. Mulai dari yang membicarakan teknologi, olahraga, kesehatan, cinta, dan masih banyak lagi.
Jika Anda dari sisi perusahaan, tentu juga bisa membangun komunitas terkait produk yang Anda geluti via Twitter.
2. Mengarahkan Trafik ke Blog/Situs
Twitter juga bisa dioptimalkan sebagai alat pemancing. Maksudnya, jika Anda memiliki blog atau situs pribadi/perusahaan, maka dapat memanfaatkan Twitter sebagai medium untuk menarik pengunjung.
Caranya mudah, posting saja hal-hal menarik yang memancing rasa penasaran banyak orang. Setelah itu, jika ingin informasi yang lebih detail, berikan link untuk diakses follower Anda. Tentu saja link tersebut mengarah pada blog atau situs yang dimaksud.
3. Informasi Real Time
Informasi menyebar dengan sangat cepat di Twitter. Kicauan yang lalu-lalang begitu cepat dipantulkan balik oleh para tweeps. Fenomena inilah yang membuat Twitter dapat menjadi media untuk memberikan informasi terupdate secara real time.
Contoh sederhananya, misalkan ada kecelakaan di tol dalam kota. Pengguna jalan tol yang memiliki akun Twitter biasanya akan melontarkan unek-unek mereka atau memang ingin sharing info di situs mikroblogging ini.
Lantaran ini termasuk informasi penting, terutama bagi penduduk Jakarta, maka ia akan cepat menyebar. Kata bekennya banyak diretweet, hingga akhirnya sampai ke timeline Anda.
4. Membuka Jaringan
Pengguna Twitter berasal dari latar belakang berbeda. Dan bukan tidak mungkin mereka yang penting bagi karir atau terkait aktivitas perusahaan, bisa Anda temui dengan mudah di Twitter. Selanjutnya bisa ditebak, jaringan bisa mulai dirajut di sini.
5. Sebarkan Idemu
Punya pemikiran brilian? Jangan cuma disimpan di dalam hati. Nah, bisa juga dilontarkan melalui tweet-tweet Anda. Jika menarik pasti banyak yang meretweet. Nah, bila disampaikan dengan bahasa global, tentu tweet Anda pun bisa mendunia.
6. Menggaet Audiens Global
Jika berbicara internet tentu kita tak lagi bisa berpikir lokal. Begitu pula di Twitter, net citizen global dapat berinteraksi dengan mudah. Kondisi ini tentu bisa dimanfaatkan oleh perusahaan yang ingin menggaet pelanggan global.
7. Membangun Personal Brand
Twitter menyediakan tempat bagi Anda untuk sharing foto, link ke website atau blog, serta ruangan untuk menelurkan ide-ide. Fasilitas ini setidaknya bisa menjadi awal mula bagi untuk menciptakan personal brand sendiri di dunia digital.
8. Layanan Customer Service
Ingin lebih dekat dengan pelanggan Anda? Bikinlah akun Twitter, tapi jangan pakai nama akun personal. Buatlah yang khusus untuk menjadi layanan customer service perusahaan Anda.
Tapi ingat, jangan pula bergaya bak robot yang cuma menjejali follower dengan jualan produk. Sebab bisa-bisa dianggap spam alias jadi sumber 'pesan sampah'.
9. Menyampaikan Unek-unek
Tentu saja Twitter tak selalu digunakan untuk keperluan serius. Melontarkan unek-unek atau sekadar curhat juga sangat memungkinkan di sini. Asal jangan njeplak, ibarat kosakata Betawi, karena ada etika yang harus diikuti. Think before posting!
10. Tes Reaksi Pasar
Satu lagi fungsi Twitter bagi kalangan perusahaan/pebisnis. Mereka bisa memanfaatkan massa di Twitter untuk melakukan sedikit survei kecil-kecilan.
Misalnya, ada seorang pengusaha pakaian yang ingin membuat produk baru. Sebelum memproduksinya secara massal, Anda tentu bisa meminta pendapat dari follower di Twitter terhadap rancangan pakaian yang telah disiapkan. Pasti banyak yang meresponsnya.
Nah, bagaimana bagi Anda yang belum pernah main Twitter, apakah mulai tertarik?
sumber
Tulis tangan oleh spdianto 0 komentar
